Kita benar-benar telah mencoba
Kita telah mencoba untuk saling berkata
Menyebut nama satu sama lain
Bahkan
mengalihkan semua asa kepada sang waktu
Sang
waktu yang tak dapat memberi apa-apa
Hanya
penyesalan yang akan dirasakan
Mungkin kita tidak cocok, tapi semua
itu bohong
Aku hanya ego dan tidak mau mengakui
adanya kerinduan
Padahal kita sama-sama memiliki rasa
Aku sendiri bingung
Semua
orang disekitarpun tau perasaan kita sama
Terlihat
hanya dari bahasa tubuh
Mereka
bilang semua terasa dengan jelas
Kalau
kita memang mirip
Kedalam proses yang benar tak dapat
berdusta
Bahkan kita yang mendustakannya
Selama proses penyatuan kita
Menyangkal perasaan yang kita punya adalah hal yang biasa
Aku munafik dengan apa
yang aku rasakan terhadapmu
Aku balas dengan tawa
dan membuat hati ini tidak yakin lagi
Kaupun sama hanya
menyerahkan kepada kesiapa yang tiada niat
Kau dan aku sama-sama
berserah pada takdir mau kemana
Bukan itu yang kita harapkan
Masa kerbersamaan yang kau dan aku butuhkan
Mulutmu bisa saja menyangkal kalau kau dulu juga mencintaiku
Wahai Kasih, apa benar aku melepaskanmu
begitu saja?
Andai
bibir ini mampu berkata lebih dalam
Ada
cinta diantara kita
Ada
kasih dalam percakapan kita
Apakah
benar kita bisa bersama jika aku tak menuntut cintamu berkata terlebih dahulu?
SW
Komentar
Posting Komentar